Semarang,- Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo memberikan apresiasi kepada lima dosen dengan skor Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (EDOM) tertinggi. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kualitas pengajaran yang luar biasa selama semester ganjil 2025/2026.
Pengumuman ini menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Koordinasi Dosen yang digelar di Ruang Teater FSH, 3/2/2026. Penghargaan ini merupakan cerminan dari kepuasan mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen selama satu semester. Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Dr. Maksun, M.Ag., secara resmi mengumumkan dan memberikan apresiasi kepada para dosen tersebut.
“EDOM adalah suara mahasiswa. Skor tinggi ini menunjukkan bahwa metode pengajaran, penguasaan materi, dan interaksi yang dibangun oleh para dosen ini berhasil menciptakan pengalaman belajar yang sangat positif. Ini adalah standar keunggulan yang patut kita apresiasi bersama,” ungkap Maksun saat menyampaikan pengumuman.
Berikut adalah lima dosen yang menerima penghargaan EDOM tertinggi:
- Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Ag. (Skor 4,73, Prodi S2 Hukum)
- Mahdaniyal Hasanah Nuriyyatiningrum, M.S.I. (Skor 4,71, Prodi HKI)
- Prof. Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag. (Skor 4,7, Prodi S2 IF)
- Prof. Drs. H. Abu Hapsin, M.A., Ph.D. (Skor 4,66, Prodi S2 Hukum)
- Fenny Bintarawati, M.H. (Skor 4,61, Prodi IH)
Salah satu penerima penghargaan, Mahdaniyal Hasanah Nuriyyatiningrum, M.S.I., mengungkapkan rasa syukurnya.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus belajar dan berinovasi. Kunci utamanya adalah mendengarkan mahasiswa dan menjadikan ruang kelas sebagai tempat dialog yang nyaman dan terbuka,” tuturnya.

Pemberian apresiasi ini diharapkan dapat memacu seluruh tenaga pendidik di lingkungan FSH untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan pelayanan akademik terbaik bagi mahasiswa.
Leave A Comment