Semarang,– Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang mengumumkan hasil Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) semester genap 2025/2026 dengan rerata nilai 4,31 dari skala penilaian 1 sampai 5. Dari 80 dosen yang dievaluasi, tiga di antaranya meraih penilaian tertinggi dan mendapat apresiasi khusus.
Hasil tersebut dipaparkan dalam ekspos Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir Perkuliahan yang digelar di Gedung Theater FSH, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rapat kerja dosen FSH menjelang tahun ajaran baru yang turut membahas berbagai agenda strategis fakultas.
Paparan hasil monev disampaikan oleh Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FSH, Najichah, M.H. EDOM sendiri merupakan salah satu dari enam variabel yang dinilai dalam monev perkuliahan, yakni rerata jumlah pertemuan mata kuliah, karakteristik proses pembelajaran, pemberian nilai oleh dosen, penilaian kinerja mengajar dosen (EDOM), implementasi nilai kekhasan UIN Walisongo berupa UoS dan moderasi beragama, serta bimbingan akademik atau perwalian.
“Penilaian kinerja mengajar dosen oleh mahasiswa atau EDOM baik, yakni rerata 4,31. Dari jumlah 80 dosen, 73 dosen mendapatkan nilai 4 atau baik ke atas, namun masih terdapat 7 dosen yang mendapatkan nilai 3 atau cukup,” ujar Najichah.

Dari hasil tersebut, tiga dosen tercatat meraih nilai EDOM tertinggi pada semester ini. Fenny Bintarawati menempati posisi pertama dengan nilai 4,64, disusul Dr. Naili Anafah, S.H.I., M.Ag. dengan nilai 4,62, dan Dra. Hj. Noor Rosyidah, M.S.I. di posisi ketiga dengan nilai 4,61. Ketiganya menjadi representasi dosen dengan penilaian mahasiswa paling positif dari total 80 dosen yang dievaluasi.
Najichah turut menegaskan rentang nilai EDOM yang diperoleh dosen FSH pada semester ini. Ia mengapresiasi kinerja para dosen atas pencapaian nilai baik pada EDOM
“Nilai EDOM tertinggi mencapai 4,64 dan nilai terendah adalah 3,32” .
Selain hasil EDOM, GPM juga memaparkan capaian indikator lain dalam monev tersebut. Najichah menekankan pentingnya hasil monev ini menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh dosen FSH untuk perbaikan mutu pembelajaran ke depan.
“Ini menjadi catatan dan evaluasi penting kepada seluruh dosen FSH, khususnya terkait bimbingan akademik yang masih perlu ditingkatkan,” pungkasnya.


