FSH Online, Semarang – Universitas Negeri Padang (UNP) tengah menjajaki pembukaan Program Studi Ilmu Falak. Untuk mematangkan langkah tersebut, Fakultas Ilmu Sosial UNP datang ke Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang guna mempelajari pendirian hingga pengelolaan program studi, Jumat (25/9/2026).
Rombongan dipimpin Prof. Dr. H. Alfurqon, M.Ag., Ketua Departemen Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, bersama tim.

Kedatangan mereka diterima langsung Dekan FSH UIN Walisongo Dr. H. Tolkah, M.A. di Ruang Dekan FSH. Turut mendampingi Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Falak, serta Tim Akademik FSH.
Pertemuan berlangsung santai, namun pembicaraan masuk pada hal yang cukup teknis. UNP ingin menggali pengalaman FSH UIN Walisongo dalam membangun dan mengelola pendidikan Ilmu Falak, sebagai bekal mempersiapkan program studi baru di kampus tersebut.
Pembukaan program studi bukan sekadar menambah pilihan pendidikan. Di belakangnya terdapat pekerjaan akademik yang panjang, mulai dari penyusunan kurikulum, kesiapan dosen, pemetaan kompetensi lulusan, sarana pembelajaran, penelitian hingga pengembangan jejaring.
Dalam konteks Ilmu Falak, tantangannya bahkan semakin menarik. Bidang ini berada di titik temu antara khazanah keislaman, astronomi, matematika dan perkembangan teknologi. Persoalan arah kiblat, waktu salat, kalender Islam hingga penentuan awal bulan Hijriah kini juga bersentuhan dengan teknologi pengamatan, komputasi dan pengolahan data.
Pengalaman FSH UIN Walisongo dalam mengembangkan Ilmu Falak menjadi salah satu alasan pertukaran pengetahuan tersebut dilakukan.
Diskusi tidak hanya menyentuh proses pendirian program studi, tetapi juga bagaimana Ilmu Falak dikelola setelah program berjalan. Aspek kurikulum, kualitas pembelajaran, pengembangan mahasiswa dan dosen, penelitian serta kesinambungan budaya akademik menjadi bagian penting dalam pengembangan sebuah prodi.
Dekan FSH UIN Walisongo Dr. H. Tolkah, M.A. menyambut baik keinginan UNP mempelajari pengembangan Ilmu Falak di FSH. Pertemuan antarkampus seperti ini membuka ruang untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperluas jejaring akademik.
Kehadiran Ketua dan Sekretaris Prodi Ilmu Falak dalam pertemuan membuat diskusi dapat bergerak dari kebijakan fakultas hingga pengalaman teknis pengelolaan program studi.
Kunjungan tersebut juga menjadi menarik karena pengembangan Ilmu Falak tidak hanya berlangsung di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Rencana UNP membuka program studi ini menunjukkan peluang Ilmu Falak berkembang dalam ruang akademik yang semakin luas dan lintas disiplin.
Pertemuan kemudian diperkuat melalui penandatanganan kerja sama antara kedua institusi.
Bagi FSH UIN Walisongo, kepercayaan UNP untuk datang dan belajar menjadi momentum untuk terus mengembangkan Ilmu Falak agar tidak hanya kuat dalam tradisi keilmuan, tetapi juga responsif terhadap perkembangan sains dan teknologi.
Dari Semarang, satu pesan penting muncul: Ilmu Falak bukan ilmu yang berhenti pada perhitungan astronomis. Ia terus berkembang sebagai disiplin yang mempertemukan agama, sains dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.


