(Kampus, Syari’ahwalisongo.co.id) – “Sebabagai mahasiswa perbankkan syari’ah paling tidak punya 3 kompetensi. Pertama kompetensi personal, kedua kompetensi profesional dan terakhir kompetensi sosial. Kompetensi personal artinya masing-masing orang punya kompetensi masing. Keahlian dalam bidang masing-masing. Sedangkan kompetensi profesional artinya sebagai mahasiswa D3 Perbangkan Syari’ah harus mahir dalam bidang keilmuan perbankkan Syari’ah. Yang terakhir kompetensi sosial yang artinya sebagai mahasiswa perbankkan syari’ah harus mempunyai kecerdasan sosial, peka akan situasi sosial yang ada,” saran Dr. H. Imam Yayhya, M.Ag selaku Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo Semarang dalam sambutanya pada acara pembekalan Praktek Kerja Lapangan (PPL) atau yang lebih dikenal dengan magang.
BPRS Ben Salamah bertempat di Jl. Ahmad Yani, Purwodadi dan BTN Syari’ah bertmpat di Jalan MT Haryono, Semarang. BMT Bismilah di Pekalongan, BMT Marhamah di Wonosobo, BMT al-Hikmah di Ungaran, BMT HUdatama di Sampangan Semarang, BMT Tamziz di Wonosobo, BMT Bahtera di Pekalongan, BMT Walisongo di Mijen dan BMT Binama di Telogosari,” papar Drs. Abdul Wahab, M.Ag di sela-sela acara berlangsung.
