Rona Taman FSH di Tengah Ramadhan, Ruang Hangat Diskusi Mahasiswa

FSHnews, Semarang – Suasana Taman Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang tampak hidup dan penuh warna meski berada di tengah bulan suci Ramadhan. Sejumlah mahasiswa terlihat memanfaatkan area taman sebagai ruang diskusi, berbagi cerita, hingga sekadar melepas penat di sela aktivitas perkuliahan. Kamis, (12/3/2026).

Di bawah rindangnya pepohonan dan di bangku-bangku taman yang tertata rapi, kelompok-kelompok mahasiswa tampak duduk melingkar. Sebagian di antaranya berdiskusi tentang tugas kuliah, sementara yang lain bercengkerama dengan teman-temannya. Tidak sedikit pula mahasiswa yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama, mengabadikan kebersamaan di lingkungan kampus yang asri.

Meski sedang menjalankan ibadah puasa, suasana keakraban tetap terasa hangat. Taman FSH seolah menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai aktivitas mahasiswa—mulai dari diskusi akademik, interaksi sosial, hingga aktivitas kreatif yang menjadi bagian dari dinamika kehidupan kampus.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kehidupan akademik di lingkungan FSH tetap berjalan produktif selama Ramadhan. Para mahasiswa tidak hanya fokus pada kegiatan belajar di ruang kelas, tetapi juga memanfaatkan ruang terbuka fakultas sebagai tempat bertukar gagasan dan memperkuat kebersamaan.

Dekan FSH, Prof. Dr. H. Abdul Ghofur, menyambut positif dinamika tersebut. Menurutnya, taman fakultas memang diharapkan menjadi ruang interaksi yang sehat dan produktif bagi mahasiswa.

“Taman fakultas bukan hanya ruang estetika, tetapi juga ruang sosial dan intelektual. Di tempat seperti ini mahasiswa dapat berdiskusi, bertukar gagasan, dan membangun kebersamaan. Apalagi di bulan Ramadhan, suasana kebersamaan seperti ini menjadi sangat bernilai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehidupan kampus yang dinamis merupakan salah satu indikator lingkungan akademik yang sehat. Interaksi mahasiswa di ruang terbuka seperti taman dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada ruang kelas.

Menurutnya, Ramadhan juga menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan kepedulian sosial. Karena itu, ia berharap mahasiswa tetap menjaga suasana kampus yang kondusif, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, dan solidaritas. Saya senang melihat mahasiswa tetap aktif berdiskusi dan berinteraksi secara positif di lingkungan kampus,” tambahnya.

Rona taman FSH di tengah Ramadhan pun menjadi gambaran kehidupan kampus yang harmonis. Di antara kesibukan akademik dan suasana ibadah puasa, taman fakultas tetap menjadi ruang favorit mahasiswa untuk berdiskusi, bercanda, dan merajut kebersamaan yang hangat di lingkungan UIN Walisongo Semarang. -HumasFSH-

Leave a Reply