Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) FSH UIN Walisongo kirimkan empat dosenya untuk mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, 12/06/2026.
Empat dosen yang menjadi delegasi dari FSH UIN Walisongo adalah Dr. M. Najibur Rohman, M.S.I., Abrori Shobarnas, M.H., Taufiq Ali Romdloni, S.H., M.H., dan Muhammad Rifqi, S.H., M.H. Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan PKDP yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) yang ditunjuk oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dekan FSH UIN Walisongo, Dr. Tolkah, menyampaikan apresiasinya terhadap kesempatan ini.
“Kami sangat mendukung penuh partisipasi dosen-dosen kami dalam program PKDP. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan kualitas pengajaran dan penelitian di FSH terus meningkat, sejalan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan mahasiswa,” ujar Tolkah.
Program PKDP 2026 dilaksanakan pada 8–23 Juni 2026 dengan skema pembelajaran hybrid. Sebanyak 144 dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan di Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara turut serta dalam program ini. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo Semarang, Dr. Saminanto, M.Pd., menjelaskan bahwa PKDP dirancang untuk memperkuat kemampuan mengajar serta membekali dosen dengan kompetensi akademik dan profesional yang relevan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“PKDP dirancang tidak hanya untuk memperkuat kemampuan mengajar dosen pemula, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi akademik dan profesional yang relevan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi”

Salah satu dosen peserta dari FSH, Dr. M. Najibur Rohman, M.S.I., mengungkapkan antusiasmenya.
“PKDP ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan sertifikasi, tetapi lebih dari itu, ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi institusi dan mahasiswa”.
Program PKDP ini mencakup beragam materi, mulai dari kebijakan PKDP, pengembangan karier dan jabatan fungsional dosen, perencanaan dan evaluasi pembelajaran, model dan strategi pembelajaran, penulisan artikel ilmiah, moderasi beragama, dan paradigma kesatuan ilmu. Materi-materi ini dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen sekaligus menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
“Kami berkomitmen mengikuti dan mengimplementasikan setiap ilmu yang kami dapatkan di PKDP ini demi kemajuan FSH dan UIN Walisongo ,” tutup Muhammad, mewakili para dosen peserta.


