PBAK FSH UIN Walisongo 2026 Usung Semangat “Inisiator Keadilan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”

FSH Online, Semarang – Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Mengusung tema “Inisiator Keadilan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”, kegiatan ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus memahami nilai, karakter, dan tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar FSH UIN Walisongo.

 

PBAK FSH 2026 dilaksanakan di lingkungan Gedung IsDB FSH UIN Walisongo Semarang, Rabu, 19 Agustus 2026. Sebanyak 493 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengenalan menyeluruh mengenai fakultas, budaya akademik, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai ruang pengembangan potensi mahasiswa.

 

Sejak pagi, suasana PBAK terlihat dinamis. Mahasiswa baru mengikuti setiap rangkaian acara dengan semangat, didampingi Tim Panitia PBAK FSH 2026 yang bertugas memastikan kegiatan berjalan tertib, edukatif, dan komunikatif.

 

Turut hadir mendampingi pelaksanaan kegiatan, Amin Muktafa dari DEMA FSH UIN Walisongo dan M. Ainun Naza dari Senat Mahasiswa FSH UIN Walisongo. Keterlibatan organisasi mahasiswa tersebut menjadi bagian penting dalam mengenalkan budaya organisasi, kepemimpinan, dan partisipasi mahasiswa kepada generasi baru FSH.

 

Tema “Inisiator Keadilan untuk Kemanusiaan dan Peradaban” menjadi pesan utama yang ditanamkan dalam PBAK tahun ini. Tema tersebut membawa semangat bahwa mahasiswa FSH tidak hanya dipersiapkan untuk memahami hukum dan syariah secara akademik, tetapi juga dituntut memiliki kepekaan terhadap persoalan keadilan dan kemanusiaan.

 

Amin Muktafa menyampaikan bahwa PBAK merupakan fase penting dalam proses adaptasi mahasiswa baru. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengenalan fisik kampus, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran mengenai peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

 

“Mahasiswa FSH harus tumbuh menjadi generasi yang kritis, berani menyampaikan gagasan, tetapi tetap menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai akademik. Tema PBAK tahun ini mengingatkan kita bahwa ilmu hukum yang dipelajari nantinya harus memiliki keberpihakan pada nilai keadilan, kemanusiaan, dan kemaslahatan,” ujarnya.

 

Menurutnya, mahasiswa baru juga perlu membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pengalaman organisasi. Kampus memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, jejaring, serta kepekaan sosial.

 

Sementara itu, M. Ainun Naza menekankan pentingnya PBAK sebagai awal pembentukan budaya akademik mahasiswa. Ia berharap mahasiswa baru mampu memanfaatkan masa studi untuk memperkuat kapasitas intelektual sekaligus membangun karakter.

 

“Menjadi mahasiswa berarti memasuki ruang baru yang memberikan kebebasan untuk berpikir dan mengembangkan diri. Namun kebebasan itu harus disertai tanggung jawab. Kami berharap mahasiswa baru berani berdiskusi, membaca, menulis, berorganisasi, dan menghasilkan karya-karya yang memberikan manfaat,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, organisasi mahasiswa dapat menjadi laboratorium kepemimpinan bagi mahasiswa. Melalui organisasi, mahasiswa belajar mengelola gagasan, bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

 

Sepanjang pelaksanaan PBAK, Tim Panitia turut berperan dalam membangun suasana yang komunikatif dan kondusif. Interaksi antara mahasiswa baru, panitia, serta organisasi kemahasiswaan diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fakultas.

 

PBAK FSH 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi titik awal perjalanan intelektual 493 mahasiswa untuk memahami bahwa pendidikan hukum dan syariah membawa tanggung jawab sosial yang besar.

 

Melalui semangat “Inisiator Keadilan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”, mahasiswa baru FSH UIN Walisongo diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cakap memahami hukum, tetapi juga memiliki integritas, keberanian menyuarakan keadilan, kepedulian terhadap kemanusiaan, serta kemampuan memberikan kontribusi bagi peradaban.

Informasi Kontak

Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Walisongo Semarang

Kampus III
Universitas Islam Negeri Walisongo
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

 +62-822-4621-242

[email protected]

 Senin – Jum’at 07:00 s/d 17:00 WIB

Help Desk FSH

Layanan Otomatis Mahasiswa

FSH UIN Walisongo

Surat akan kami kirimkan ke Email pemohon pada waktu maksimal 2 x 24 Jam pada jam Kerja
(Senin – Kamis, 07.30 -16.00).
Helpdesk WA 0822-4621-2420

Senin – Jum’at 07.00 s/d 16.00 WIB.

Help Desk FSH

Kabar FSH Terkini

Dekan FSH Pantau Langsung PBAK 2026, Pastikan Mahasiswa Baru Mendapat Pelayanan Terbaik
19/08/2026
Sambut 493 Mahasiswa Baru, FSH UIN Walisongo Gelar PBAK 2026: Awali Langkah Menjadi Generasi Hukum Berintegritas
19/08/2026
FSH UIN Walisongo Lepas 256 Wisudawan, Dekan Tekankan Lulusan Harus Berkontribusi untuk Masyarakat
18/08/2026