FSHOnline, Semarang – Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang, Dr. H. Tolkah, M.A., memantau langsung jalannya kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FSH 2026, Rabu, 19 Agustus 2026. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh mahasiswa baru mendapatkan pelayanan, pendampingan, dan pengenalan lingkungan kampus secara baik.
PBAK yang dipusatkan di Gedung IsDB FSH UIN Walisongo tersebut diikuti 493 mahasiswa baru. Sejak pagi, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik, sistem layanan fakultas, budaya kampus, serta berbagai fasilitas yang akan menunjang proses perkuliahan mereka.
Dalam pemantauan tersebut, Dekan didampingi para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha FSH, para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, para penanggung jawab, serta Tim Akademik. Jajaran pimpinan meninjau sejumlah titik kegiatan sekaligus berinteraksi dengan mahasiswa baru dan panitia.
Dr. Tolkah menegaskan bahwa PBAK harus menjadi ruang edukatif dan menyenangkan bagi mahasiswa baru. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pintu pertama bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun rasa memiliki terhadap fakultas dan universitas.
“Kami ingin memastikan mahasiswa baru mendapatkan pelayanan dan pengenalan kampus dengan baik. Mereka datang dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Karena itu, PBAK harus mampu memberikan kesan pertama yang positif, ramah, edukatif, dan membangun semangat mereka untuk belajar,” ujar Tolkah.
Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat untuk memberikan pendampingan secara optimal. Mahasiswa baru, lanjutnya, perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai sistem akademik, layanan administrasi, kegiatan kemahasiswaan, hingga berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan.
Dekan berharap PBAK tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi proses awal pembentukan karakter mahasiswa. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, kebersamaan, serta etika akademik harus mulai ditanamkan sejak mahasiswa memasuki lingkungan kampus.
Antusiasme terlihat dari para mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan sejak pagi. Salah satunya Nabila, mahasiswa baru asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Menempuh perjalanan dari luar Jawa Tengah tidak mengurangi semangatnya untuk memulai pendidikan di FSH UIN Walisongo.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari FSH UIN Walisongo. Awalnya tentu ada rasa canggung karena datang dari Tasikmalaya dan bertemu banyak teman baru. Tetapi selama PBAK kami mendapat sambutan yang baik. Kegiatannya membuat saya lebih mengenal fakultas, lingkungan kampus, dan teman-teman dari berbagai daerah,” kata Nabila.
Menurutnya, PBAK juga membuat dirinya semakin yakin dan bersemangat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Ia berharap dapat beradaptasi dengan cepat, memperoleh pengalaman sebanyak mungkin, dan menyelesaikan studi dengan prestasi terbaik.
Kesan serupa disampaikan Habib, mahasiswa baru asal Brebes. Ia mengaku antusias mengikuti rangkaian PBAK karena mendapatkan banyak informasi baru yang sebelumnya belum diketahuinya.
“PBAK sangat membantu kami sebagai mahasiswa baru. Kami tidak hanya dikenalkan dengan kampus, tetapi juga mendapatkan gambaran bagaimana menjalani perkuliahan dan memanfaatkan berbagai kesempatan selama menjadi mahasiswa. Saya senang bisa bertemu teman-teman baru dan diterima dengan baik di FSH,” ungkap Habib.
Kehadiran langsung jajaran pimpinan di tengah mahasiswa baru menjadi bagian dari komitmen FSH dalam membangun pelayanan akademik yang dekat dan responsif. Pimpinan fakultas juga ingin memastikan seluruh rangkaian PBAK berlangsung tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Dengan semangat tersebut, PBAK 2026 diharapkan menjadi awal yang positif bagi 493 mahasiswa baru dalam menapaki perjalanan akademiknya. Dari berbagai daerah, mereka kini dipertemukan dalam satu keluarga besar FSH UIN Walisongo untuk belajar, berprestasi, membangun jejaring, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.


