FSH News, Semarang – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang menggelar serah terima jabatan (sertijab) dekan di Ruang Sidang Dekan FSH, pada Rabu, 8 April 2026. Momentum ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Dr. H. Abdul Ghofur, M.Ag., (Dekan FSH periode 2024-2026) sekaligus awal kepemimpinan Dr. H. Tolkah, M.A. (Dekan FSH periode 2026-2030).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, mulai dari para wakil dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua GPM, para ketua dan sekretaris program studi, hingga para penanggung jawab serta tenaga kependidikan di lingkungan FSH.
Dalam sambutan perpisahannya, Prof. Abdul Ghofur menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh sivitas akademika selama masa kepemimpinannya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program-program strategis yang telah dirintis, terutama yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan dan citra fakultas.
“Program-program yang telah berjalan seperti peningkatan fasilitas mahasiswa, pembangunan area parkir di Gedung FSH ISDB, penguatan podcast fakultas, pembentukan tim komunikasi digital (KOMDIGI), serta pengembangan jurnal-jurnal FSH diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dioptimalkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa capaian yang diraih bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen fakultas. Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa FSH semakin maju dan berdaya saing.
Sementara itu, Dekan FSH yang baru, Dr. Tolkah, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kinerja kepemimpinan sebelumnya. Ia menilai berbagai program yang telah dijalankan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan fakultas ke depan.
“Kami sangat mengapresiasi capaian yang telah dirintis oleh dekan sebelumnya. Program-program baik ini akan kami lanjutkan dan optimalkan bersama seluruh tim FSH,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja kolektif dalam mewujudkan visi fakultas. Menurutnya, keberhasilan tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi yang solid.
“Tidak ada superman dalam organisasi. Yang ada adalah super tim. Dengan kerja sama yang kuat, saya yakin program-program strategis ke depan dapat kita wujudkan secara maksimal,” tegasnya.
Sertijab ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, layanan akademik, dan publikasi di lingkungan FSH UIN Walisongo. Dengan semangat kolaborasi, estafet kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa FSH menuju capaian yang lebih progresif di tingkat nasional maupun internasional.
-Humas FSH-


