{"id":21724,"date":"2026-10-05T23:49:22","date_gmt":"2026-10-05T16:49:22","guid":{"rendered":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21724"},"modified":"2026-10-05T23:49:22","modified_gmt":"2026-10-05T16:49:22","slug":"dari-yogyakarta-dekan-fsh-ptkin-satukan-gagasan-hadapi-tantangan-pendidikan-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21724","title":{"rendered":"Dari Yogyakarta, Dekan FSH PTKIN Satukan Gagasan Hadapi Tantangan Pendidikan Hukum"},"content":{"rendered":"<p><strong>FSH Online, Yogyakarta<\/strong> \u2013 Pendidikan hukum di perguruan tinggi Islam memasuki fase yang menuntut keberanian melakukan pembaruan. Perubahan teknologi, kebutuhan dunia kerja dan kompetisi global membuat Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) PTKIN perlu bergerak dari sekadar mempertahankan program yang ada menuju desain akademik yang lebih adaptif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Persoalan tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan Dekan FSH PTKIN se-Indonesia di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin\u2013Kamis (5\u20138\/10\/2026).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-21725\" src=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261005_235034_Gallery-1024x685.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"685\" srcset=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261005_235034_Gallery-1024x685.jpg 1024w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261005_235034_Gallery-300x201.jpg 300w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261005_235034_Gallery-768x513.jpg 768w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261005_235034_Gallery.jpg 1439w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Dekan FSH UIN Walisongo Semarang Dr. H. Tolkah, M.A. hadir dalam forum tersebut bersama Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kepala Bagian Tata Usaha dan Tim Humas FSH.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan mengenai masa depan Fakultas Syariah dan Hukum. Masing-masing perguruan tinggi membawa pengalaman dan tantangan yang berbeda, tetapi bertemu pada satu kebutuhan yang sama: memperkuat daya saing pendidikan hukum Islam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam agenda gala dinner, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D. menyampaikan apresiasi terhadap pertemuan para Dekan FSH PTKIN.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga mendorong lahirnya terobosan dalam pengembangan fakultas agar mampu menembus level internasional. Gagasan tersebut membuka diskusi lebih luas tentang bagaimana FSH PTKIN dapat meningkatkan jejaring akademik, penelitian dan kerja sama internasional.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satu wacana yang turut disampaikan adalah kemungkinan penggabungan sejumlah program studi hukum yang kurang memiliki daya tarik pasar ke dalam program studi dengan nomenklatur Ilmu Hukum Islam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Gagasan tersebut belum menjadi keputusan kebijakan. Namun, secara akademik, wacana tersebut menarik karena menyentuh persoalan mendasar: apakah struktur program studi yang ada masih sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan profesi hukum?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertanyaan itu menjadi semakin penting ketika dunia kerja membutuhkan lulusan dengan kompetensi yang lebih fleksibel.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sarjana hukum masa kini berhadapan dengan persoalan yang tidak lagi sederhana. Teknologi digital melahirkan bentuk transaksi dan kejahatan baru. Kecerdasan buatan mengubah cara kerja profesi. Persoalan lingkungan, bisnis global, hak asasi manusia dan perlindungan data juga menuntut kemampuan analisis hukum yang lintas disiplin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>FSH UIN Walisongo menjadi salah satu bagian dari ekosistem tersebut. Dengan pengembangan berbagai bidang kajian hukum dan syariah, fakultas memiliki ruang untuk terus menyesuaikan pembelajaran dengan perubahan kebutuhan akademik dan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kehadiran Tolkah dalam forum nasional ini sekaligus memperkuat posisi FSH UIN Walisongo dalam jejaring FSH PTKIN. Forum seperti ini memberi ruang bagi fakultas untuk tidak berjalan sendiri dalam menghadapi perubahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertukaran pengalaman dapat menjadi sumber inovasi. Persoalan yang dihadapi satu fakultas dapat menjadi pelajaran bagi fakultas lain. Sebaliknya, praktik baik yang telah berjalan dapat dikembangkan sesuai karakter masing-masing kampus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apresiasi Rektor UIN Sunan Kalijaga terhadap forum tersebut memperlihatkan pentingnya konsolidasi nasional di antara FSH PTKIN.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertemuan empat hari di Yogyakarta itu pada akhirnya bukan hanya soal bertemu dan berdiskusi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang sedang dibangun adalah kesadaran bersama bahwa Fakultas Syariah dan Hukum harus berani berubah tanpa kehilangan identitas keilmuannya\u2014lokal dalam akar, nasional dalam kontribusi, dan global dalam orientasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FSH Online, Yogyakarta \u2013 Pendidikan hukum di perguruan tinggi Islam memasuki fase yang menuntut keberanian melakukan pembaruan. Perubahan teknologi, kebutuhan dunia kerja dan kompetisi global membuat Fakultas Syariah dan Hukum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":21726,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,601],"tags":[],"class_list":["post-21724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kunjungan","category-kabar-fsh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21724"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21727,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21724\/revisions\/21727"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}