{"id":21418,"date":"2026-09-17T18:37:07","date_gmt":"2026-09-17T11:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21418"},"modified":"2026-09-17T18:37:07","modified_gmt":"2026-09-17T11:37:07","slug":"saat-biaya-menjadi-tembok-keadilan-lpkbhi-uin-walisongo-dan-lkbh-uii-perkuat-bantuan-hukum-bagi-masyarakat-kurang-mampu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21418","title":{"rendered":"Saat Biaya Menjadi Tembok Keadilan, LPKBHI UIN Walisongo dan LKBH UII Perkuat Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu"},"content":{"rendered":"<p><strong>FSH Online, Semarang<\/strong> \u2013 Bagi sebagian masyarakat, persoalan hukum bukan hanya soal benar atau salah. Ada persoalan lain yang sering muncul lebih dahulu: ke mana harus meminta bantuan dan bagaimana membayar jasa hukum ketika kemampuan ekonomi terbatas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di titik inilah organisasi bantuan hukum memiliki peran penting untuk menjaga agar akses terhadap keadilan tidak hanya dimiliki mereka yang mampu membayar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semangat tersebut mengemuka dalam pertemuan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LPKBHI) UIN Walisongo Semarang dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Islam Indonesia, Kamis (17\/9\/2026).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>LKBH UII melakukan studi banding ke LPKBHI UIN Walisongo dengan salah satu agenda utama memperkuat persiapan menghadapi re-akreditasi Organisasi Bantuan Hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hadir dalam rombongan UII Wakil Dekan III Fakultas Hukum Dr. Jamaludin Ghafur, S.H., M.H. serta Direktur LKBH UII Dr. Moh Hasyim, S.H., M.Hum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di balik pembahasan mengenai administrasi, penanganan perkara dan standar akreditasi, terdapat isu yang jauh lebih substantif: bagaimana memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan pendampingan ketika berhadapan dengan persoalan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bantuan hukum memiliki posisi penting dalam negara hukum karena kesetaraan di depan hukum kehilangan maknanya apabila seseorang tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk membela haknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karena itu, kualitas organisasi bantuan hukum menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas akses terhadap keadilan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lembaga yang memiliki tata kelola baik akan lebih siap menerima pengaduan, mendokumentasikan perkara, menyediakan advokat dan paralegal, memberikan konsultasi, melakukan pendampingan serta menjalankan kegiatan hukum nonlitigasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pertemuan antara LPKBHI UIN Walisongo dan LKBH UII menunjukkan bahwa perguruan tinggi mempunyai ruang besar untuk berkontribusi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Fakultas hukum dan fakultas syariah dan hukum tidak semestinya berhenti sebagai tempat mengajarkan teori tentang keadilan. Melalui lembaga bantuan hukum, kampus dapat hadir ketika masyarakat benar-benar membutuhkan keadilan tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagi FSH UIN Walisongo, keberadaan LPKBHI sekaligus memperkuat dimensi pengabdian dalam pendidikan hukum. Persoalan yang ditemukan di masyarakat dapat menjadi bahan refleksi akademik, sementara pengetahuan yang berkembang di kampus dapat dikembalikan kepada masyarakat melalui pelayanan dan pendampingan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kolaborasi dengan LKBH UII memperluas ruang tersebut. Kedua lembaga dapat saling belajar mengenai penanganan perkara, administrasi, pengembangan kelembagaan hingga strategi mempertahankan standar pelayanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Studi banding itu akhirnya bukan hanya soal bagaimana menghadapi re-akreditasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ada tujuan yang jauh lebih penting: menjaga agar pintu keadilan tetap terbuka bagi mereka yang secara ekonomi memiliki keterbatasan untuk memperjuangkan haknya sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebab di negara hukum, keadilan seharusnya tidak ditentukan oleh tebal-tipisnya dompet seseorang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FSH Online, Semarang \u2013 Bagi sebagian masyarakat, persoalan hukum bukan hanya soal benar atau salah. Ada persoalan lain yang sering muncul lebih dahulu: ke mana harus meminta bantuan dan bagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":21419,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,88,601],"tags":[],"class_list":["post-21418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda-kegiatan","category-akademik","category-kabar-fsh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21418"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21420,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21418\/revisions\/21420"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}