{"id":21295,"date":"2026-09-08T16:41:07","date_gmt":"2026-09-08T09:41:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21295"},"modified":"2026-09-08T16:41:07","modified_gmt":"2026-09-08T09:41:07","slug":"fsh-uin-walisongo-bedah-integritas-peradilan-komisi-yudisial-kepercayaan-publik-harus-dijaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21295","title":{"rendered":"FSH UIN Walisongo Bedah Integritas Peradilan, Komisi Yudisial: Kepercayaan Publik Harus Dijaga"},"content":{"rendered":"<p><strong>FSH Online, Semarang<\/strong> \u2013 Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap penegakan hukum, integritas hakim menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Isu tersebut dibedah secara mendalam dalam Guest Lecture Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang, Selasa (8\/9\/2026).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-21298\" src=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_164143_Gallery-1024x769.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_164143_Gallery-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_164143_Gallery-300x225.jpg 300w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_164143_Gallery-768x576.jpg 768w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_164143_Gallery.jpg 1439w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Mengangkat tema <strong>\u201cPengawasan Hakim dan Reformasi Peradilan: Memperkuat Integritas Komisi Yudisial untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Peradilan\u201d<\/strong>, kegiatan berlangsung di Ruang Theatre Gedung Qodri Azizy IsDB FSH UIN Walisongo dan diikuti sekitar 200 mahasiswa.<\/p>\n<p>FSH menghadirkan <strong>Dr. Abhan, S.H., M.H.<\/strong>, Kepala Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial Republik Indonesia, sebagai <em>guest speaker<\/em>. Perspektif akademik disampaikan <strong>Dr. Novita Dewi Masyitoh, S.H., M.H.<\/strong>, dosen FSH UIN Walisongo. Diskusi dipandu <strong>Dr. M. Najibur Rohman, M.S.I.<\/strong>, dosen FSH UIN Walisongo.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-21290\" src=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-767x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"767\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-767x1024.jpg 767w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-225x300.jpg 225w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-768x1025.jpg 768w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-1151x1536.jpg 1151w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-700x935.jpg 700w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery-600x800.jpg 600w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161035_Gallery.jpg 1439w\" sizes=\"auto, (max-width: 767px) 100vw, 767px\" \/><\/p>\n<p>Dekan FSH UIN Walisongo <strong>Dr. H. Tolkah, M.A.<\/strong> membuka kegiatan secara langsung. Turut hadir para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, serta Tim Akademik FSH.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Tolkah menegaskan bahwa pendidikan hukum tidak boleh berjarak dari persoalan nyata yang berkembang di masyarakat. Mahasiswa perlu memahami hukum bukan sebatas kumpulan norma, tetapi juga melihat bagaimana hukum bekerja, bagaimana integritas institusi dijaga, dan bagaimana rasa keadilan masyarakat dibangun.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa FSH harus memiliki kepekaan terhadap perkembangan penegakan hukum. Mereka adalah calon hakim, advokat, jaksa, akademisi, maupun profesional hukum. Karena itu, sejak di kampus mereka perlu dibiasakan berdialog langsung dengan praktisi dan memahami persoalan hukum secara kritis sekaligus konstruktif,\u201d ujar Tolkah.<\/p>\n<p>Forum kemudian mengupas posisi strategis pengawasan hakim dalam menjaga kehormatan lembaga peradilan. Integritas hakim menjadi penting karena putusan pengadilan tidak hanya menentukan penyelesaian suatu perkara, tetapi juga memengaruhi persepsi masyarakat terhadap hadir atau tidaknya keadilan.<\/p>\n<p>Diskusi juga menempatkan reformasi peradilan sebagai proses yang tidak cukup berhenti pada pembenahan regulasi dan kelembagaan. Perubahan membutuhkan budaya integritas, profesionalitas, transparansi, dan mekanisme pengawasan yang kredibel.<\/p>\n<p>Kehadiran sekitar 200 mahasiswa membuat forum berlangsung dinamis. Mereka mendapatkan kesempatan melihat persoalan peradilan dari dua perspektif sekaligus: pengalaman kelembagaan Komisi Yudisial dan kajian kritis akademisi.<\/p>\n<p>Bagi FSH UIN Walisongo, Guest Lecture ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan hukum yang terkoneksi dengan realitas. Mahasiswa tidak hanya belajar melalui buku dan ruang kelas, tetapi dipertemukan langsung dengan aktor lembaga negara untuk memahami dinamika hukum Indonesia.<\/p>\n<p>Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan dan cinderamata oleh Dekan FSH kepada pembicara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam memperkaya wawasan mahasiswa.<\/p>\n<p>Melalui forum tersebut, <strong>FSH UIN Walisongo terus meneguhkan diri sebagai ruang pendidikan hukum yang kritis, terbuka, dan responsif terhadap perubahan zaman<\/strong>. Dari kampus, mahasiswa dipersiapkan bukan sekadar menjadi sarjana hukum, tetapi menjadi generasi penjaga integritas yang mampu ikut merawat kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan keadilan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FSH Online, Semarang \u2013 Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap penegakan hukum, integritas hakim menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Isu tersebut dibedah secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":21297,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,88],"tags":[],"class_list":["post-21295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda-kegiatan","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21299,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21295\/revisions\/21299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}