{"id":21285,"date":"2026-09-08T16:24:08","date_gmt":"2026-09-08T09:24:08","guid":{"rendered":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21285"},"modified":"2026-09-08T16:24:08","modified_gmt":"2026-09-08T09:24:08","slug":"fsh-uin-walisongo-dorong-reformasi-peradilan-dari-kampus-hadirkan-praktisi-komisi-yudisial-dan-akademisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21285","title":{"rendered":"FSH UIN Walisongo Dorong Reformasi Peradilan dari Kampus, Hadirkan Praktisi Komisi Yudisial dan Akademisi"},"content":{"rendered":"<p><strong>FSH Online, Semarang<\/strong> \u2013 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang memperkuat posisinya sebagai ruang akademik yang responsif terhadap isu hukum kontemporer. Kali ini, persoalan pengawasan hakim, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap peradilan dibawa ke hadapan sekitar 200 mahasiswa melalui Guest Lecture, Selasa (8\/9\/2026).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-21286\" src=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161110_Gallery-1024x769.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161110_Gallery-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161110_Gallery-300x225.jpg 300w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161110_Gallery-768x577.jpg 768w, https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Screenshot_20260908_161110_Gallery.jpg 1439w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Forum bertema \u201cPengawasan Hakim dan Reformasi Peradilan: Memperkuat Integritas Komisi Yudisial untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Peradilan\u201d digelar di Ruang Theatre Gedung Qodri Azizy IsDB FSH UIN Walisongo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>FSH menghadirkan dua perspektif sekaligus. Dari sisi kelembagaan hadir Dr. Abhan, S.H., M.H., Kepala Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial Republik Indonesia, sebagai guest speaker.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara perspektif akademik disampaikan Dr. Novita Dewi Masyitoh, S.H., M.H., dosen FSH UIN Walisongo. Diskusi dimoderatori Dr. M. Najibur Rohman, M.S.I., yang juga merupakan dosen FSH.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dekan FSH Dr. H. Tolkah, M.A. membuka kegiatan secara langsung. Turut hadir para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, serta Tim Akademik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tolkah menegaskan bahwa fakultas hukum memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mengajarkan regulasi. Kampus juga harus ikut membangun budaya hukum dan menyediakan ruang intelektual untuk mendiskusikan persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cFSH harus hadir sebagai ruang akademik tempat persoalan hukum dibicarakan secara ilmiah, terbuka, dan solutif. Kami ingin mahasiswa terbiasa mendengar langsung perspektif praktisi, mengujinya melalui pemikiran akademik, kemudian membangun cara pandang hukum yang kritis tetapi tetap konstruktif,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tema pengawasan hakim dipilih dalam konteks pentingnya menjaga kredibilitas lembaga peradilan. Independensi kekuasaan kehakiman merupakan prinsip fundamental, namun independensi juga membutuhkan integritas dan akuntabilitas agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di tengah masyarakat yang semakin terbuka terhadap informasi, lembaga hukum menghadapi tantangan baru. Publik tidak hanya menilai hasil akhir suatu perkara, tetapi juga memperhatikan proses, perilaku aparat, transparansi, dan konsistensi penerapan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karena itu, reformasi peradilan membutuhkan pendekatan menyeluruh. Pembenahan kelembagaan harus dibarengi penguatan etika, kualitas sumber daya manusia, transparansi, dan pengawasan yang dapat dipercaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Diskusi antara praktisi Komisi Yudisial dan akademisi FSH memberi mahasiswa kesempatan membaca persoalan tersebut dari berbagai sisi. Sekitar 200 peserta memperoleh pengalaman belajar yang membawa isu hukum aktual langsung ke lingkungan kampus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Model pembelajaran semacam ini menjadi salah satu kekuatan yang terus dikembangkan FSH UIN Walisongo. Fakultas tidak hanya menawarkan pendidikan berbasis teori, tetapi membangun konektivitas dengan lembaga negara, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada akhir kegiatan, Dekan FSH menyerahkan penghargaan dan cinderamata kepada pembicara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi akademiknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui Guest Lecture tersebut, FSH UIN Walisongo menegaskan komitmennya menjadi fakultas yang tidak hanya mengikuti perkembangan hukum, tetapi aktif menghadirkan ruang untuk mendiskusikan dan menawarkan gagasan perbaikannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari Semarang, FSH terus membangun pendidikan hukum yang menghubungkan ilmu, praktik, integritas, dan keadilan\u2014empat fondasi penting untuk mempersiapkan generasi hukum yang mampu menjawab tantangan peradilan Indonesia masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FSH Online, Semarang \u2013 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang memperkuat posisinya sebagai ruang akademik yang responsif terhadap isu hukum kontemporer. Kali ini, persoalan pengawasan hakim, integritas, dan kepercayaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":21287,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,88],"tags":[],"class_list":["post-21285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda-kegiatan","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21285"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21288,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21285\/revisions\/21288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}