{"id":21205,"date":"2026-08-15T06:15:23","date_gmt":"2026-08-14T23:15:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21205"},"modified":"2026-08-15T06:15:23","modified_gmt":"2026-08-14T23:15:23","slug":"dosen-dan-mahasiswa-uin-walisongo-gelar-kuliah-tamu-dan-riset-wakaf-di-johor-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/?p=21205","title":{"rendered":"Dosen dan Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Kuliah Tamu dan Riset Wakaf di Johor, Malaysia"},"content":{"rendered":"<p>JOHOR BAHRU, \u2014 Tim dosen dan mahasiswa Magister Hukum UIN Walisongo Semarang menggelar kuliah tamu dan riset wakaf di Johor, Malaysia, pada 10\u201315 Agustus 2026. Kegiatan ini menggandeng Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan sejumlah lembaga wakaf setempat.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo memperkuat rekognisi akademik di kancah internasional. Tim yang diberangkatkan mengusung misi ganda, yakni berbagi wawasan hukum lintas negara sekaligus melakukan riset kolaboratif mendalam mengenai tata kelola filantropi Islam.<\/p>\n<p>Tim tersebut beranggotakan Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag., Dr. Moh Arifin, M.Hum., dan Eko Wahyu Ramadani, S.H. dari UIN Walisongo Semarang, bersama Prof. Madya Dr. Mohd Fauzi Abu-Hussin dari UTM.<\/p>\n<p>Kehadiran delegasi FSH disambut antusias oleh sivitas akademika UTM. Di kampus tersebut, delegasi tampil sebagai pembicara tamu yang membahas dua isu utama, yaitu model wakaf di Indonesia dan mekanisme bantuan hukum di Indonesia. Diskusi berlangsung interaktif dan membuka ruang komparasi hukum antara praktik di Indonesia dan Malaysia.<\/p>\n<p>Selain mengisi kuliah tamu, tim juga melakukan penelitian lapangan bertajuk &#8220;Legal Construction of Delegation of Nazhir Authority and Its Implications for Optimization of Wakaf Management in Johor Corporation Malaysia&#8221;. Penelitian ini menyasar perumusan model pengelolaan wakaf untuk optimalisasi pengurusan wakaf di Indonesia, dengan fokus pada pendelegasian wewenang dari Nazhir &#8216;Am kepada Nazhir Khas.<\/p>\n<p>Analisis dilakukan atas empat pilar tata kelola hukum: struktur hukum yang memetakan institusi berwenang, substansi hukum berupa aturan dan regulasi pendelegasian wewenang, budaya hukum yang mencakup kebiasaan dan nilai masyarakat serta korporasi dalam berwakaf, dan hubungan hukum yang menyangkut ikatan serta tanggung jawab antarentitas pengelola wakaf.<\/p>\n<p>Kunjungan dan riset delegasi FSH ini mendapat sambutan hangat dari berbagai institusi otoritatif dan pendidikan di Johor, di antaranya Waqaf An-Nur Corporation (WanCorp), Majlis Agama Islam Negeri Johor (MAINJ), dan Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI).<\/p>\n<p>Pertemuan lintas institusi ini membuka peluang kolaborasi lanjutan bagi UIN Walisongo Semarang dalam pengembangan sumber daya manusia dan riset.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar transfer pengetahuan dan penelitian, kunjungan akademik ini juga membuka diskusi awal untuk program-program jangka panjang antarlembaga. Dalam pertemuan-pertemuan strategis tersebut, delegasi FSH dan sejumlah institusi di Malaysia turut mematangkan empat agenda kerja sama.<\/p>\n<p>Keempat agenda tersebut adalah program auditor halal untuk menjawab kebutuhan industri halal global, program pertukaran mahasiswa (student mobility) guna memperkaya pengalaman dan jejaring internasional lulusan, program kuliah tamu berkelanjutan yang mendatangkan pakar dan praktisi dari luar negeri, serta kolaborasi jurnal internasional.<\/p>\n<p>Melalui rangkaian kegiatan ini, FSH UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmennya mencetak akademisi dan praktisi hukum yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkontribusi pada diskursus hukum Islam di level global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOHOR BAHRU, \u2014 Tim dosen dan mahasiswa Magister Hukum UIN Walisongo Semarang menggelar kuliah tamu dan riset wakaf di Johor, Malaysia, pada 10\u201315 Agustus 2026. Kegiatan ini menggandeng Universiti Teknologi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":21206,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,601],"tags":[],"class_list":["post-21205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kunjungan","category-kabar-fsh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21205"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21207,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21205\/revisions\/21207"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsh.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}