Pembukaan Orientasi Mahasiswa Baru KIF Fakultas Syariah

0
319

(Kampus, Fakultas Syari’ah ac.id) – 30 mahasiswa baru IAIN Walisongo Semarang, menjalani masa orientasi khusus di Markas Komando (Mako) Penerbad di Jalan Siliwangi Semarang.   Mereka adalah mahasiswa baru program studi (Prodi) Ilmu Falak Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo Semarang. Program Ini  merupakan program santri unggulan yang di adakan melalui jalur seleksi nasional Kementrian Agama.

Mahasiswa baru ini berasal dari sejumlah daerah di seluruh Indonesia. Di antara mereka yang dari luar jawa adalah Kalimantan, NTB, Maluku, Bali, Aceh. Keseluruhan dari peserta ini merupakan 11 santri putrid dan 19 santri putra. Orientasi ini digelar selama 10 hari. Terhitung sejak mulai tanggal 17, hingga rencananya akan dilaksanakan penutupan tangga 28. Orientasi ini bertujuan agar mahasiswa baru program santri berprestasi ini menjadi mahasiswa yang kritis, terbuka terhadap hal-hal yang baru dalam ilmu pengetahuan.

Dalam pengantar pembukaan, ketua panitia OMB Dr. KH Muhammad Arja Imroni menyampaikan mahasiswa baru KIF tahun ini sangat variatif, mereka datang dari berbagai perjuru dan latar belakang, sehingga pengelola akan memberikan materi OMB ini dnegan sungguh sungguh. Diharapkan setelah acara OMB ini mahasiswa bari KIF bisa menyesuaikan berbagai tradisi akademik di kampuas Fakultas Syariah. 

Begitu juga dengan harapan Dekan Fakultas Syariah, Dr. Imam Yahya, M.Ag., setelah mengikuti OMB mahasiswa baru harus bisa turn in dengan lingkungan akademik kampus. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Fakultas Syariah adanya materi bahasa Arab dan Inggris bagi mahasiswa  OMB. Diharapkan dengan tambahan materi ini mahasiswa baru timbul semangat untuk berkompetisi dlam penguasaan bahasa baik Arab maupun Inggris. 

Selain itu mahasiswa baru ini akan dibekali untuk menjadi calon-calon pemimpin yang kapabel dan progresif, serta berakhlak baik. Dengan program ini diharapkan para santri bisa menunjukan bahwa kalangan pesantren juga dapat unggul dalam dunia pendidikan. Dan nantinya akan menjadi motifasi dan cerminan bahwa santri-pesantren juga bisa bersaing di dunia modern.*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here